Jumat, 28 November 2014

Anak indigo anugerah atau musibah?

Merdeka.com - Kecenderungan seorang anak yang memiliki kemampuan Indigo, seharusnya ditanggapi dengan positif. Mereka yang lahir dengan bakat demikian bukan berarti menderita sesuatu keanehan, hanya diperlukan pemahaman lebih terhadapnya.

Dinamika intelektual yang begitu dahsyat dialami anak indigo, sejatinya diiringi dengan dukungan penuh lingkungan di sekitarnya. Namun karena kurang pahamnya sebagian orang sehingga menganggap anak-anak yang memiliki kemampuan tersebut sebagai bocah aneh dan kerap melakukan penolakan terhadapnya.

Hal ini lantas saja menjadi salah satu permasalahan yang harus dipahami lingkungan di sekitar anak indigo tersebut. Karena jika tidak, bukan tidak mungkin anak indigo tersebut akan mendapat tekanan secara sosial yang sungguh memberatkan disaat dirinya justru butuh untuk dipahami oleh sekitarnya.

Penolakan dan kurangnya pemahaman dari lingkungan di mana anak indigo itu berada, bisa membuat hari-harinya dipenuhi oleh pemikiran-pemikiran yang mendesak. Ia juga berpotensi mengalami susah tidur dan penglihatan-penglihatan yang mengganggu pikiran serta perasaan akibat ketidaksinkronan lingkungan serta pribadinya.

Hampir semua anak dengan indigo biasanya pernah mengalami sakit kepala yang hebat. Penyebabnya adalah proses berpikir yang keras, tanpa dikehendaki, ditambah banyaknya ambisi melakukan sesuatu namun berkebalikan dengan sumber daya dan kapabilitas yang ia miliki.

Pikiran terlalu luas dalam memasuki hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh pemikiran manusia pada umumnya, juga kerap membuat mereka menderita sakit kepala tersebut. Kondisi ini sangat mengganggu para anak indigo, karena mereka memerlukan energi besar dan proses berpikir yang berat dalam menghadapinya.

Sejumlah ahli psikologi bahkan berpendapat, anak indigo harus belajar untuk sering berkoneksi dengan Tuhan secara lebih intensif, dan berpasrah diri dengan segenap jiwa kepadaNya.

0 komentar:

Posting Komentar