Merdeka.com - Usai menjabat sebagai presiden, Joko Widodo (Jokowi) sangat getol dengan masalah kedaulatan maritim. Menurutnya, selama ini permasalahan maritim di Indonesia tak diperhatikan secara serius.
Jokowi mengaku kesal karena banyak kapal nelayan asing seenaknya nyelonong masuk ke perairan Indonesia tanpa izin. Jokowi akhirnya menginstruksikan kepada TNI AL agar tegas menindak kapal nelayan asing itu. Terutama dengan para maling ikan.
Jokowi mengizinkan otoritas keamanan laut menenggelamkan kapal asing yang beroperasi tanpa izin. "Enggak usah tangkap-tangkap, langsung saja tenggelamkan. Tenggelamkan 10 atau 20 kapal, nanti baru orang mikir," kata Jokowi saat itu di Istana Negara pekan lalu.
Jokowi meyakini sikap keras itu akan memicu kalkulasi negara tetangga untuk ikut menjaga warganya masing-masing agar tidak sembarangan memasuki wilayah Indonesia. "Jadi ramai nanti negara lain," kata Jokowi berseloroh.
Namun rupanya pernyataan Jokowi itu dianggap lebay oleh Malaysia, salah satunya dari media massa Utusan Malaysia. Media itu menulis dalam sebuah tajuk yang isinya mengecam keras kebijakan Jokowi soal sikat kapal nelayan asing.
Malaysia justru tak gentar dan bisa balik melawan dengan caranya sendiri. Berikut sindiran Utusan Malaysia seperti dirangkum merdeka.com, Sabtu (29/11) pagi
Jumat, 28 November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar