Jumat, 28 November 2014

Manuver Akbar buat Ical melunak, Munas Golkar di Bali batal?

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menjadi orang yang paling sibuk dalam dua hari terakhir. Akbar melakukan pendekatan kepada dua kubu agar islah bisa dicapai dan perpecahan Golkar tidak berlanjut.

Sebagai tokoh senior Golkar, mantan ketua umum, dan ketua wantim, Akbar tentu saja memiliki tanggung jawab moral untuk menyatukan kedua pihak yang berseteru. Upaya itu sudah dilakukan Akbar. Dia menggelar rapat wantim dan menyerukan pelaksanaan munas di Bali ditunda. Meski begitu dia tidak bisa memaksakan jika kubu Ical tetap ngotot menggelar munas akhir November ini.

Merasa seruannya kurang ditanggapi, Akbar mendatangi Ical langsung. Hal yang sama juga dilakukan terhadap kubu presidium penyelamat partai yang dipimpin Agung Laksono. Dia mendesak kedua kubu untuk duduk bersama dan mencari titik temu.

Hasilnya, titik terang menuju islah mulai terlihat. Kedua kubu mengeluarkan pernyataan sikap ingin mengakhiri konflik. Kubu Agung siap islah, sementara Ical menyatakan siap menunda Munas di Bali.

Apa saja manuver Akbar Tandjung untuk menciptakan perdamaian di tubuh Golkar? Berikut rangkumannya:

0 komentar:

Posting Komentar